5 Kejadian Kencan Pertama Berujung Apes, Ditipu Tagihan Makan Jutaan Rupiah
- Home
- Restoran Mewah /
- 5 Kejadian Kencan Pertama Berujung Apes, Ditipu Tagihan Makan Jutaan Rupiah
5 Kejadian Kencan Pertama Berujung Apes: Ditipu Tagihan Makan Jutaan Rupiah
Kencan pertama biasanya jadi momen yang ditunggu-tunggu. Deg-degan, penuh harapan, dan sering jadi penentu apakah hubungan berlanjut atau berhenti di awal. Namun kenyataannya, tidak semua kisah berakhir manis. Ada juga yang berujung apes — bahkan sampai kena scam tagihan makan hingga jutaan rupiah.
Fenomena ini semakin sering muncul di media sosial. Banyak warganet membagikan cerita pahit tentang kencan pertama yang berubah menjadi mimpi buruk, terutama ketika pasangan kencannya tiba-tiba memesan makanan super mahal, pergi tanpa bayar, atau bahkan sengaja menjebak untuk membayar tagihan selangit.
Berikut adalah lima kejadian kencan pertama yang berakhir apes dan bisa dijadikan pelajaran agar tidak terjebak hal yang sama.
1. Mengajak ke Restoran Mewah Padahal Baru Kenal
Salah satu kasus paling sering terjadi adalah ketika seseorang yang baru dikenal — biasanya lewat dating app — sengaja mengajak makan di restoran mahal. Awalnya tampak seperti gesture perhatian, tetapi setelah makanan datang, mereka dengan santai mengatakan:
“Kamu yang bayar ya, aku lupa bawa dompet.”
Di beberapa kasus lain, pasangan tiba-tiba menghilang ke kamar mandi selama 20 menit dan tidak kembali lagi. Korban akhirnya terpaksa membayar tagihan jutaan karena merasa tidak enak atau tidak ingin menimbulkan keributan dengan pihak restoran.
Fenomena ini dikenal dengan istilah “food digger”, yaitu orang yang sengaja mencari kencan untuk mendapatkan makan gratis — terutama yang mahal.
2. Order Makanan Berlebihan Tanpa Izin
Ada juga kejadian di mana pasangan kencan pura-pura tidak tahu harga menu atau memilih menu yang paling mahal tanpa berdiskusi. Contoh kasus yang viral adalah seseorang yang diminta bayarin:
- Lobster dua porsi
- Wine impor
- Sashimi premium
- Dessert yang harganya puluhan ribu per suap
Totalnya mencapai Rp 4,5 juta — padahal mereka baru kenal 30 menit.
Parahnya lagi, ketika minta untuk split bill, pasangan malah tersinggung dan bilang, “Masa cowok/cewek nggak mau bayarin?” Padahal sebelumnya tidak ada komunikasi soal siapa yang bayar apa.
3. Kencan Bareng Teman-Temannya (Tanpa Pemberitahuan)
Kasus lain yang juga sering terjadi adalah ketika pasangan datang tidak sendirian. Mereka mengajak 2–4 teman tanpa bilang dulu, lalu memesan makanan banyak seolah-olah sedang pesta kelompok.
Pada akhirnya, tagihan diberikan ke satu orang — korban.
Alasannya macam-macam, seperti:
- “Kan kamu yang ngajak jalan.”
- “Nggak enak lah sama teman-temanku.”
- “Biasa kalau cowok/cewek yang bayar.”
Padahal di awal kencan disepakati hanya untuk berdua saja. Modus ini sering digunakan untuk memanfaatkan orang yang dianggap “royal” atau pemalu.
4. Pura-Pura Ditelepon Darurat Lalu Kabur
Modus ini klasik tetapi masih sering terjadi. Ketika makanan sudah hampir selesai dimakan, pasangan pura-pura menerima telepon darurat seperti:
- “Aduh, keluarga aku kecelakaan!”
- “Aku harus pergi sekarang, ini penting banget!”
- “Rumah aku kebakaran!”
Setelah itu mereka lari tanpa kembali.
Korban akhirnya harus membayar seluruh tagihan sendirian. Lebih parah lagi, setelah itu mereka memblokir semua sosial media dan nomor telepon. Ini adalah modus yang sering terjadi terutama di kota besar.
5. Disuruh Bayar Karena “Tes Kepribadian”
Ada yang lebih ekstrem: pasangan meminta korban membayar tagihan jutaan rupiah hanya untuk mengetes apakah dia “layak” dijadikan pasangan.
Contoh kalimat yang viral:
“Kalau kamu benar care sama aku, kamu pasti mau bayarin ini.”
Atau:
“Aku cuma mau sama yang bisa memenuhi kebutuhanku.”
Kasus ini sering datang dari orang yang sengaja menargetkan korban berpenghasilan baik — atau setidaknya terlihat begitu di media sosial.
Modus “tes kepribadian” ini jelas tidak sehat dan biasanya menunjukkan tanda-tanda manipulasi sejak awal.
Kenapa Kasus Kencan Berujung Tagihan Jutaan Bisa Terjadi?
Ada beberapa alasan yang membuat kasus seperti ini semakin marak:
1. Popularitas Dating App
Banyak orang yang baru berkenalan langsung bertemu tanpa benar-benar tahu karakter lawan bicara.
2. Kurang Komunikasi di Awal
Tidak membahas siapa yang akan membayar sering membuat salah satu pihak memanfaatkan situasi.
3. Ekspektasi Salah Tentang Romantisme
Beberapa orang memiliki mindset bahwa “pasangan harus menanggung semua pengeluaran”, meski belum resmi.
4. Motif Finansial
Ada yang memang sengaja mengincar makan gratis atau keuntungan finansial dari kencan buta.
Bagaimana Agar Tidak Tertipu Kencan Pertama?
Untuk menghindari kejadian serupa, beberapa langkah berikut bisa membantu:
✔ Pilih tempat yang wajar
Kafe sederhana, bukan restoran mewah.
✔ Komunikasikan soal pembayaran
Tidak perlu canggung. Bisa bilang:
“Gimana nanti bill-nya, kita split atau gimana?”
✔ Hindari pasangan yang mendorong ke tempat mahal
Jika memaksa, ini red flag.
✔ Jangan langsung percaya orang baru
Apalagi yang mendorong transaksi besar.
✔ Selalu siap plan B
Termasuk cash cadangan, transport sendiri, dan tidak bergantung sepenuhnya pada orang lain.
Kesimpulan
Kencan pertama seharusnya menjadi momen menyenangkan — bukan berubah jadi cerita pahit karena tagihan jutaan rupiah yang harus ditanggung sendirian. Dari lima contoh kasus di atas, kita bisa belajar bahwa komunikasi, kewaspadaan, dan batasan yang jelas sangat penting saat bertemu orang baru.
Jadi, sebelum menerima ajakan makan fancy atau memesan menu mahal, pastikan semuanya sudah dibicarakan dengan baik. Jangan sampai kencan pertama berubah menjadi pengalaman “apes pertama”.
